Buatlah kisah nabi lengkap, padat, dan jelas ( terserah mau nabi apa saja ) lalu tulislah sifat wajib nabi tersebut :, -Sidiq ( Benar/Jujur ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan ), -Amanah ( Dapat dipercaya ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan ), -Tabligh ( Menyampaikan wahyu ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan ), -Fatanah ( Cerdas ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan ), : ada 2 soal ya!!, Contoh : Nabi Muhammad, Amanah : Rasulullah dapat dipercayai sebagai orang yang mampu menjaga barang titipan atau harta berharga bagi siapa pun yang menitipkan kepadanya, termasuk orang-orang kafir, yang diketahui begitu membenci.,

Posted on


Buatlah kisah nabi lengkap, padat, dan jelas ( terserah mau nabi apa saja ) lalu tulislah sifat wajib nabi tersebut :


-Sidiq ( Benar/Jujur ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan )
-Amanah ( Dapat dipercaya ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan )
-Tabligh ( Menyampaikan wahyu ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan )
-Fatanah ( Cerdas ) : ( Sifat nabi yang dikisahkan )

: ada 2 soal ya!!

Contoh : Nabi Muhammad
Amanah : Rasulullah dapat dipercayai sebagai orang yang mampu menjaga barang titipan atau harta berharga bagi siapa pun yang menitipkan kepadanya, termasuk orang-orang kafir, yang diketahui begitu membenci.


Jawaban:

SHIDDIQ:

Shiddiq (benar/jujur, dalam perkataan maupun perbuatan). Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya.

“ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat”. (QS An-najm : 4-5)

Ayat diatas ditegaskan lagi dengan kisah ini. Ketika orang Quraisy mengutus Utba bin Rabia kepada Nabi Muhammad Sw. untuk mencari suatu kompromi. Ketika Utbah berbicara padanya dan Muhammad Membacakan beberapa ayat padanya, Utbah kembali dan menyatakan pada orang Quraisy “Turutilah nasihatku dan jangan ganggu Beliau”, mereka berkata: “Nabi telah menyihirmu sengan lidahnya”. Kisah itu membuktikan bahwa yang diucapkan Rasulullah Saw. Merupakan ucapan yang datang dari Allah Swt. Yang sudah pasti kebenarannya.

Amanah

Di zamannya, kisah Rasulullah Shallallahu yang begitu amanah tergambar dalam suatu peristiwa di mana beliau dipercayai sebagai orang yang mampu menjaga barang titipan atau harta berharga bagi siapa pun yang menitipkan kepadanya, termasuk orang-orang kafir, yang diketahui begitu membenci.

“Orang-orang kafir di Makkah menentang Rasulullah, mengingkari Beliau, hingga sepakat untuk membunuh Beliau. Namun ketika mereka memiliki harta yang berharga, mereka tak mendapatkan tempat yang mereka percaya untuk menitipkan harta mereka sebagaimana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Mereka percayai Rasulullah dalam menjaga harta berharga milik mereka, dan tidak dikhianati oleh Rasulullah,”

mungkin segini saja terima kasih


Leave a Reply

Your email address will not be published.